Walikota Solo Larangan Orang Tua Ajak Anak Ke Mall, Kenapa?

Senin, 08 Juni 2020
SOLO - Terhitung sejak Minggu (7/6) lalu, Wali Kota Solo lalu FX Hadi Rudyatmo melarang orang tua mengajak anak-anaknya yang masih balita hingga SMA untuk diajak ke pusat-pusat keramaian seperti mall.

Pelarangan tersebut masuk  dalam peraturan wali kota (perwali) yang akan diberlakukan dan disosialisasikan per 8 Juni 2020. Diharapkan masyarakat bisa mematuhinya untuk melindungi anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa.

Menurut Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Perwali tersebut juga berdasarkan rekomendasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

"Nanti anak-anak dari balita sampai dengan anak SMA/SMK itu dilarang diajak ke mall, pasar,  toko toserba, tempat wisata, dan tempat bermain," papar Rudy, panggilan Walikota Solo,  (8/6/2020).

Ditegaskan Rudy, yang rentan terpapar virus Corona adalah anak usia 18 tahun ke bawah. Termasuk kondisi  wanita hamil, ibu dan anak dalam kandungan juga rentan. Meski dalam kandungan (bayi) tersebut juga anak. Dan UU perlindungan anak juga mengatur anak yang di dalam kandungan juga rentan terpapar Covid-19.

"Jadi kalau dilarang ke mall, ke pasar jangan ajak anak. Dadi pada manuta," ungkapnya.

Sebetulnya aturan ini dikeluarkan untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa. Karena mulai diberlakukan KLB dan anak belajar di rumah salah satu tujuannya adalah menyelamatkan generasi penerus. Harapannya tidak ada yang terpapar. Untuk kasus dua balita terpapar Covid ini karena transmisi dari keluarga, ada yang positif Covid.

"Dan mudah-mudahan jangan ada yang terpapar. Mohon masyarakat diperhatikan betul jangan meremehkan," tegasnya

Menurutnya, tindakan tersebut diambil agar anak-anak tidak ikut terpapar penularan virus Corona. Pasalnya kesehatan mereka menjadi prioritas karena mereka generasi penerus bangsa dan menyelamatkan bonus demografi Indonesia.

"Karena itu kita berharap anak-anak Solo khususnya, Indonesia pada umumnya, tidak jadi korban penularan virus Corona," pungkas  Rudy. (Her/Tyo)


Share this Article