Walikota Perketat Protokol Kesehatan Di Balaikota

Jumat, 19 Juni 2020
SEMARANG - Walikota Semarang Hendrar Prihadi memperketat protokol kesehatan di lingkungan Balaikota Semarang. Sejumlah aturan di lingkungan kantor balaikota Solo semakin ditingkatkan.

"Mulai dari penjadwalan 50% ASN yang masuk bekerja di kantor hingga pembenahan sejumlah ruangan dinas,” papar Hendi sapaan akrab wali kota Semarang.

Termasuk melakukan pembenahan di ruang kerja ASN dengan mengacu pada protokol kesehatan untuk memutus dan mencegah Covid-19. Seperti memastikan jarak antar meja minimal 1,5. Memasang sekat mika antar meja, memasang tombol kaki untuk lift serta menempatkan detektor suhu tubuh otomatis di lobi Balaikota yang menjadi satu-satunya akses masuk menuju Gedung Moch. Ichsan.

"Jadi hanya pegunjung dengan temperatur normal yang kemudian bisa masuk ke kantor di lingkungan Balaikota," jelasnya. 

Terkait pengaturan jam kerja, Hendi menerangkan maksimal 50% ASN bekerja di lingkungan balaikota, dan sisanya melakukan Work From Home (WFH) di rumah masing-masing. Dirinya juga memastikan ASN yang masuk hanyalah mereka yang betul-betul dalam kondisi sehat.

Sejak Senin lalu, Pemerintah kota Semarang mulai memberlakukan jam bekerja dari pukul 07.30 WIB hingga 15.00 WIB bagi para ASN dengan kewajiban menjalankan protokol kesehatan seperti wajib mengenakan masker selama bekerja, face shield, sarung tangan serta melakukan penyemprotan disinfektan setiap hari di ruang kerja masing-masing.

"Sistem ini tidak akan mengganggu layanan masyarakat mengingat Pemerintah kota Semarang juga terus menjalankan layanan online dan offline bagi warga masyarakat," tutupnya. (dir/Aan)
Share this Article