Saksi Mata Sempat Melihat Helly MI 17 Oleng Sebelum Jatuh

Minggu, 07 Juni 2020
KENDAL - Helikopter jenis Helly MI 17 milik Penerbad Semarang jatuh  di kawasan Industri Kendal (KIK) masuk wilayah Desa Wonokerto Kecamatan Kaliwungi Kendal Sabtu (6/6/2020) pukul 14.25 WIB.

Dilaporkan dinaiki 9 orang, dimana 4 orang meninggal dunia dan lima orang lainnya selamat. Lima orang yang selamat dikabarkan ada yang luka parah dan juga luka ringan. Pesawat Helly tersebut sedang melaksanakan latihan terbang dengan pimpinan Kpt Cpn Kadek.

Keterangan dari saksi  mata, Johana Satiya Putra (31 th),  suplaiyer tanah yang kebetulan berada di lokasi melihat hely tersebut dari arah timur menuju ke barat, selanjutnya pada saat dari arah barat sudah dalam keadaan oleng dan keluar asap.

"Sebelum hely terjatuh ada 3 orang lompat ke tambak, dan sesaat kemudian pesawat jatuh keluar asap dan selanjutnya meledak, pada saat sebelum meledak sempat dikeluarkan 3 orang," jelasnya, Sabtu (6/6/2020).

Selanjutnya ada 5 orang yang berhasil selamat langsung dievakuasi ke ke RSUD Soewondo Kendal (1 MD di RS) dan 1 orang di jemput hely penerbad, 3 orang MD terbakar.

Korban yang sudah keluar dalam keadaan selamat dari Helly di evakuasi ke RSUD Soewondo Kendal dan ada yang meninggal di rumah sakit setempat. Upaya pemadaman pesawat terus dilakukan oleh petugas pemadaman. Didalamnya petugas Damkar menemukan 3 orang korban dalam kondisi MD karena terbakar.

Akibat peristiwa tersebut, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 4 orang dan 5 korban mengalami luka-luka ringan dan berat. Serta 1 buah pesawat Helly MI 17 rusak terbakar.

Informasinya, empat orang meninggal yakni Kpt Cpn Kadek, Kpt Cpn Fredi, Kpt Cpn Y Hendro  dan Lettu Cpn Wisnu. Sedang 5 yang selam yakni Lettu Cpn Vira Yudha ( Luka bakar ), Praka Nanang ( luka bakar Dada, perut, kaki kanan betis ), Praka Rofiq ( Patah pinggul kanan, paha Ki/ka ), Praka Supriyanto ( luka bakar ) dan Praka Andi K ( selamat)

(Tyo)
Share this Article