Relawan Garuda : Jangan Terlena Dengan Bungkus Manis Hasil Survey

Selasa, 30 Juni 2020
SOLO  - Hasil survey yang menempatkan nama Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon Walikota Solo dan  mengungguli  kandidat calon Walikota DPC PDIP Solo Achmad Purnomo yang diusung DPC PDIP Solo, mendapatkan banyak sorotan.  

Salah satunya berasal dari inisiator Gerakan Rakyat Untuk Daerah Kota Surakarta (GARUDA), yang menilai hasil survey tersebut hanya sekedar 'hiburan ringan' di tengah suasana pandemi Covid-19 yang saat ini  dihadapi masyarakat.  

"Hasil survey Pilwakot itu menurut saya hanya sekedar hiburan semata, karena jauh dari realita yang ada di masyarakat," papar BRM Kusumo kepada awak media, Selasa (30/6) sore. 

Kusumo menegaskan hasil survey tersebut,  tidak mencerminkan kondisi riil di masyarakat. Dari beberapa pemberitaan di media massa ada beberapa hasil survey yang menurutnya ada kejanggalan. 

Di wilayah Solo ada lima kecamatan, yakni Laweyan, Banjarsari, Pasar Kliwon, Serengan, dan Jebres. Namun survey tersebut hanya melibatkan responden  di 4 kecamatan saja minus wilayah Jebres. 

"Responden yang diambil hanya di empat kecamatan. Satu kecamatan yakni Jebres tidak terwakili," tandasnya.

Dalam survey tersebut juga ada point yang  menyebut menurunnya elektabilitas Purnomo disebabkan karena mundurnya kandidat yang diusung DPC PDIP dinilai tidak serius dalam pencalonanya sebagai calon walikota Solo.

"Padahal (keputusan) mundur Achmad Purnomo saat itu sebagai bentuk empati terhadap wabah Covid-19 yang sampai saat ini belum mereda. Kami harap masyarakat jangan mudah terkecoh dengan hasil survey. Demikian juga parpol jangan terlena dengan bungkus manis (hasil) survey," pungkasnya.   ( Dir/aan )

Share this Article