Pelaku Penyerangan Wakapolres Karanganyar Tewas, Polisi Tetap Pertanggungjawaban Penyidikan

Rabu, 24 Juni 2020
KARANGANYAR - Kendati pelaku penyerangan terhadap Wakapolres Kompol Busron telah tewas, namun pihak Kepolisian tetap terus melakukan penyidikan sesuai prosedur hukum.

Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi mengatakan penyidikan itu tetap dilanjutkan pihak Kepolisian untuk membuktikan pada publik insiden yang terjadi, saat susur Gunung di Gunung Lawu itu tidak ada rekayasa sama sekali.

"Polisi tetap harus membuktikan bahwa pelaku benar-benar melakukan aksi tersebut (penyerangan dan pembacokan), meskipun pelaku sendiri sudah tewas,"ujar Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi, Rabu (24/6/2020).

Atas dasar itulah, penyisiran diokasi tempat kejadian perkara (TKP) terus dilakukan.

Penyisiran itu untuk mencari bukti-bukti lainnya di TKP. Pasalnya, tak menutup kemungkinan, dalam aksinya pelaku tak sendiri

"Untuk itu Polres Karanganyar terus kordinasi dengan Densus 88. Yang jelas pergerakan kami adalah merampungkan penyidikan sebagai bentuk pertanggung jawaban polisi bahwa pelaku adalah benar-benar melakukan aksi itu" tegasnya.

Terpisah, Ketua Peradi Surakarta Badrus Zaman sangat mendukung upaya Polri untuk tetap terus melakukan penyidikan.

Penyidikan ini, ungkap Badrus, sebagai pembuktian pada publik bila peristiwa itu benar terjadi seperti adanya. Dan tidak ada rekayasa dibalik kejadian tersebut.

Kendati, dalam konstruksihukum positip di Indonesia dalah hal ini KUHP sudah sangat jelas berbunyi, jika dalam satu kasus dan tersangka meninggal dunia maka kasus dinyatakan berhenti alias tidak bisa disidangkan.

"Upaya Polisi sudah tepat dan benar serta prosedural dengan tetap akan membuktikan kasus tersebut, " ujarnya.

Menurut Badrus, upaya itu sebagai bentuk pertanggung jawaban polisi pada masyarakat dan kepada keluarga pelaku bahwa kasus ini benar adanya bukan rekayasa.

"Ini tindakan terhormat yang dilakukan polisi sebab jika sudah terbukti sekalipun pelaku bersalah tapi tidak bisa disidangkan karena pelaku meinggal dunia alias selesai kasusnya,"terangnya.

Dengan begitu masyarakat akan lega dan sekaligus sebagai benteng jika polisi hendak dituntut oleh pihak keluarga jika polisi tidak bisa membuktikan bahwa pelaku adalah tersangka dan insiden itu benar adanya.

"Secara hukum keluarga pelaku bisa saja menggugat , jika polisi tidak bisa membuktikan, maka benar bahwa penyidikan tetap dilanjutkan oleh Polres Karanganyar (Uky/Aan)
Share this Article