Jelly Potter Indonesia Berbagai Di Tengah Pandemi Covid-19

Selasa, 02 Juni 2020
SUKOHARJO - Imbas pandemi Covid-19 berdampak besar di berbagai sendi kehidupan. Bukan hanya di Indonesia saja, namun juga melanda berbagai negara di belahan dunia lainnya. Bahkan pandemi Covid-29 dinyatakan sebagai pandemi global di Indonesia membuat perekonomian terpuruk.

Kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Kehidupan masyarakat yang aeba sulit bukan hanya kewajiban pemerintah saja untuk membantu. Rasa kebersamaan, saling bantu dan saling dukung untuk membantu masyarakat terdampak sangat dibutuhkan saat ini.

Hal itu ditunjukkan langsung oleh Jelly Potter Indonesia, salah satu produsen minuman yang sedang berkembang di Indonesia. Sedari awal berdiri sudah sudah aktif di dunia aksi sosial dan fokus untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Diwujudkan dengan taglinenya yakni Jelly Potter milik anak yatim dan kaum dhuafa, dengan membeli satu cup saja sudah disisihkan untuk aksi sosial," jelas kata Pompi, tim Jelly Potter Indonesia, wilayah Jawa Tengah, ditemui di Gerai Jelly Potter di Cemani, Sukoharjo, Senin (1/6/2020) kemarin.

Bahkan di saat kondisi serba sulit saat ini, perusahaan  waralaba yang berpusat di Jakarta ini saat ini mendeklarasikan untuk menjadi salah satu perusahaan yang siap berbagi ditengah pandemi Covid19.

"Kami tergerak dan serentak di seluruh Indonesia melakukan aksi sosial dengan  berbagi sembako khususnya beras untuk masyarakat miskin dan terdampak Covid19," imbuhnya.

Ditambahkan Pompi selama bukan Juni ini masing-masing (perwakilan) di daerah wajib memiliki warga binaan yang secara rutin diberi bantuan. Bisa satu atau lebih, fokus utama adalah keluarga miskin yang akan mendapatkan bantuan rutin setiap bulan.

"Saat ini ada 2000 gerai Jelly Potter Indonesia yang tersebar di seluruh Indonesia. Jika semua bergerak bersama Banyak warga miskin yang akan terbantu," tegasnya.

Setidaknya sekitar 7 ton beras, 700 dus mie instan dan 200 paket sembako sudah dibagikan di tigalokasi yakni Suruh Salatiga, Kopeng dan seniman Solo. Kedepannya aksi sosial ini akan terus berlanjut.

"Harapan kami, ini  akan tersebar dan menginspirasi banyak pihak untuk terus berbagi, apalagi di masa pandemi Covid19 ini," pungkasnya. (Dia/Tyo)


Share this Article