Imbas Pandemi Covid-19, Pendaftar di BLK Karanganyar Melonjak Tajam

Kamis, 25 Juni 2020
KARANGANYAR   - Animo masyarakat mengikuti kegiatan pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Karanganyar meningkat tajam. Saat ini jumlah pendaftar sudah mencapai 1700 orang. Padahal kuota hanya 384  peserta. 
Kepala UPT BLK Kabupaten Karanganyar, Soenarto sebut karena peminatnya cukup banyak, maka calon peserta pelatihan harus mengikuti ujian seleksi berupa tes tertulis dan wawancara. Sehingga nanti mereka yang lolos ujian benar-benar berpotensi. 

"Terpaksa kita gunakan proses seleksi melalui ujian tulis dan wawancara," jelasnya, Kamis (25/6/2020). 

Dalam setahun, lanjut Sunarto ada 24 paket pelatihan yang dibiayai APBN dan APBD. Paket pelatihan dibagi tiga angkatan, sehingga satu angkatan rata-rata 8 paket pelatihan. Tiap paket ada 16 peserta jadi total 384 orang.

Pandemi Covid -19 menjadi salah satu pemicu membludagnya jumlah pendaftar di BLK Karanganyar. Banyak karyawan yang di PHK, kemudian ada juga yang di rumahkan. Ditambah lagi saat ini diberlakukan sistem pembelajaran online. 

"Sehingga banyak anak muda (mahasiswa) karena banyak kegiatan di dalam rumah, akhirnya pingin ikut pelatihan di sini," paparnya. 

Jenis pelatihan di BLK terdapat berbagai macam antara lain teknik   otomotif, jahit, bordir, tata boga,  teknisi komputer, teknik las, desain grafis, operator komputer. 

Komposisi pendaftar di BLK, lanjut Soenarto juga berubah. Biasanya peserta pelatihan  hanya didominasi ibu-ibu untuk pelatihan menjahit, kini pelatihan desain grafis banyak diminati di kalangan anak muda.

"Saat ini jumlahnya berimbang antara pelatihan menjahit dan desain grafis," tutupnya. (her/Tyo)
Share this Article