Hore 600 Pegawai RSUD Karanganyar Bakal Terima Bantuan Rp 2 Miliar Langsung

Kamis, 11 Juni 2020
KARANGANYAR - Para tenaga medis di RSUD Karanganyar bakal tersenyum lebar.  Pasalnya bantuan langsung tunai sebesar Rp 2  Miliar bakal diterima 600 orang Karyawan.

Pencairan dengan sistem Rapel itu pun tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) Direktir RSUD saja.

Ada tiga klasifikasi bantuan untuk Tenaga Medis. Bantuan Langsung bakal diterima untuk Tenaga Kesehatan yang tinggal di Zona Merah. Sedang di zona kuning serta rendah di zona hijau.

Untuk klasifikasi tertinggi sebesar Rp200 ribu per orang per hari untuk tenaga medis dokter.

Untuk  perawat berada di zona tengah dengan insentif bervariasi namun jumlah tertinggi Rp150 ribu per orang per hari serta nakes dengan insentif terendah yakni Rp75 ribu per orang per hari.

Direktur RSUD Karanganyar Cucuk Heru Kusumo mengatakan saat ini alokasi uang untuk tenaga medis sudah siap,

Bahkan Peraturan Bupati Perbup sudah ada. Sekarang tinggal menunggu SK dari RSUD untuk melengkapi Perbub yakni tentang kelengkapan alat bukti.

"Setelah tahap ini rampung maka insentif itu diberikan pada semua Nakes" ujar Cucuk pada beritajateng.id, Kamis (11/6/2020).

Menurut Cucuk insentifcitu diberikan dari APBD Pemkab Karanganyar Tahun Anggaran 2020 sebagai apresiasi pemkab terhadap Nakes selama pandemi Covid 19.

Adapun acuan hitungan insentif berdasar SK Bupati tentang KLB Covid terhitung tanggal 2 Maret hingga 22 Juni ini.

Sementara terkait permohonan insentif yang diajukan RSUD kepada Menteri Keuangan sumber APBN hingga kini belum cair. Sehingga realisasi insentif hanya dari APBD saja.

"Karena tidak boleh dobel anggaran insentif Covid, maka jika nanti permohonan dari APBN cair akan dikembalikan kepada pemerintah pusat" ujarnya. (Her/Aan)
Share this Article