Hilangkan Kebosanan Selama Belajar Di Rumah, Pemkot Solo Inovasi Siaran Radio Anak

Selasa, 16 Juni 2020
SOLO - Potensi anak-anak terpapar virus Covid-19 di kota Solo khususnya perlu di waspadai. Pasalny  di kota Solo sudah ada beberapa pasien anak terkonfirmasi positif Covid-19. Sebagian sudah dinyatakan sembuh, namun  ada juga yang masig menjalani perawatan di RSUD Bung Karno.

Melihat riskannya anak-anak terpapar Covid-19, Walikota Solo membuat kebijakan yang melindungi orang dengan risiko tinggi (risti) terpapar Corona. Seperti anak-anak, ibu hamil dan lansia dilarang pergi ke Pasar dan Mall termasuk lokasi yang padat pengunjung.

"Pemerintah Solo konsen terhadap generasi pemerus dan orangtua wajib  melindungi putra putrinya, jangan ajak  ke Mall atau pasar dulu," ucap Walikota FX Hadi Rudyatmo, Senin (15/6).

Pemkot Solo sedang mengupayakan cara agar anak-anak selama belajar di rumah agar mereka  tidak merasa jenuh hingga akhirnya mencari hiburan di luar rumah. Saat ini yang sedang dilakukan  dengan menggelar uji coba siaran radio anak dengan cara bergiliran.

"Saat ini  kita lagi inventarisasi untuk buat inovasi. Agar anak-anak tidak jenuh. Tadi pagi ada siaran radio. Nanti kita gilir setengah jam," jelasnya.

Bukan hanya itu saja, Pemkot Solo akan membuka perpustakaan dan taman baca. Pastinya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan salah satunya dengan jaga jarak. Selain itu tempat duduk perpustakaan akan diatur, serta pembatasan sosial juga  lebih mudah.

Walikota juga sebut dalam Perwali sudah mengatur diantaranya anadilarang bermain di tempat-tempat (terbuka) yang tidak bisa diatur jaraknya. Seperti Bale Kambang, Taman Cerdas.

"Untuk ruang terbuka publik seperti Bale Kambang saya belum berani (buka). Itu tempat untuk rekreasi, ruang terbuka," pungkasnya.  (Uky/Aan)




Share this Article