Hasil Polling Gibran Ungguli Ahmad Purnomo, Muncul Satu Nama Kandidat PDIP, Siapa Dia?

Selasa, 23 Juni 2020
SOLO - Popularitas serta elektabilitas Putra pertama Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka menyodok peringkat pertama Bakal Calon Walikota (Bacalon) yang sudah dikenal masyarakat Kota Solo.

Elektabilitas dan popularitas Gibran Rakabuming Raka mengalahkan Ahmad Purnomo salah satu Bacalon yang sejak awal sudah mendapat dukungan penuh dari DPC PDIP maju di Pilwalkot ini.

Hasil tersebut berdasarkan survai yang digelar Solo Raya Polling sejak tanggal 14 - 20 Juni 2020. Dalam survai tersebut, Gibran 55 persen, disusul Achmad Purnomo 35 persen, Teguh Prakosa 5 persen.

Yang menarik selain ketiganya, muncul satu nama juga dari PDIP. Satu nama tersebut adalah Budi Prasetyo yang saat ini masih menjabat Ketua DPRD Solo.

Dalam Survai tersebut, Solo Raya Polling mengikut sertakan nama Budi Prasetyo. Namun, baru 1 persen dari nama-nama yang tengah menunggu surat rekomendasi.

Direktur Solo Raya Polling Suwardi, Budi Prasetyo berpotensi ikut meramaikan bursa Bacalon dari PDIP yang tengah menunggu rekomendasi.

Meskipun dari hasil polling, dua nama yaitu Gibran Rakabuming Raka dan Ahmad Purnomo berada jauh dari dua kader partai besutan Megawati Soekarnoputri itu.

"Kita juga ikut menunjukan foto-foto mereka pada masyarakat. Dan saat foto-foto mereka kita tunjukan pada masyarakat, mayoritas warga Solo sudah mengenal Gibran dan Ahmad Purnomo,"papar Suwardi dalam konferensi pers bertajuk Laporan Survei H-6 Bulan Pilkada Solo 2020 di Solo, Selasa (23/6/2020).

Dan sebagian lagi juga sudah mengenal Teguh. Sedangkan untuk Budi, masih banyak yang belum mengenal Ketua DPRD Budi Prasetyo,"imbuhnya.

Menurut Suwardi, melonjaknya elektabilitas serta popularitas suami dari Selvi Ananda itu melesat mengungguli Ahmad Purnomo yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Walikota antara Juni 2019 ke Januari 2020 dan berlanjut meningkat hingga Juni 2020.

Sebaliknya kenaikan Ahmad Purnomo dari hasil polling justru tumbuh sedikit lebih tinggi antara Juni 2019 ke Januari 2020.

"Elektabilitas Gibran pada Juli 2019 hanya 13 persen dibawah Purnomo yang memiliki angka 38 persen. Pada Januari 2020 Gibran 40,4 persen, Purnomo naik 46,6 persen," tegasnya.

Untuk pasangan dari jalur independen, independen Bagyo Wahyono hanya mendapatkan 1 persen dan FX Suparjo tidak mendapatkan hasil.

Dari hasil polling tersebut, pihaknya mencoba memasangkan ketigannya, termasuk calon independen.

Bila Gibran dipasangkan dengan Ahmad Purnomo maka pilkada kota Solo selesai. Karena, bila keduannya dipasangkan, akan menang mutlak dengan angka 91 persen.

"Kalau itu terjadi akan mustahil untuk dikejar,"terangnya.

Namun jika Gibran dipasangkan dengan Budi Prasetyo (Ketua DPRD Solo), PDIP hanya memperoleh 74 persen.

Tapi jika Gibran dipasangkan dengan Teguh Prakosa (Sekretaris DPC PDIP Solo), dapat 77 persen, sedangkan independen hanya dapat 2-4 persen.

Survei Pilkada Solo 2020, ungkap Suwardi, menggunakan cuplikan random sampling dengan mengambil sampel 1.008 responden yang dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 14-20 Juni 2020.

Adapun margin of error kurang lebih 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

"Kita ambil 126 titik lokasi survei," ungkapnya. (Uky/Aan)

Share this Article