Gubernur Ganjar Lepas Mahasiswa KKN Covid-19 UNS Tahap III Secara Daring

Selasa, 02 Juni 2020
SOLO – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pimpin upacara pelepasan 744 mahasiswa dan 34 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Universitas Sebelas Maret secara daring, Selasa (2/6/2020)

Dalam kesempatan tersebut, Ganjar sebut dirinya  merespon positif kegiatan KKN Covid-19 yang dilaksanakan oleh UNS. Menurutnya meski ditengah pandemi Covid-19 yang semuanya kegiatan sangat terbatas diluar rumah, namun  aktivitas pendidikan di UNS tidak pernah berhenti selalu berinovasi dan selalu berkreasi.

"UNS tidak ada matinya. Kegiatan semacam inilah yang diharapkan bisa tumbuh di kondisi saat ini yaitu pemikiran yang inovatif dan kreatif," ucap Ganjar saat memberikan sambutannya.

Ganjar juga berpesan, agar KKN ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menguji kapastitas diri, rasa kepeduliaan, dan kemanusiaan. Kegiatan ini bisa menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mempraktikan ilmu yang telah dipelajarinya.

"Mahasiswa harus membantu masyarakat untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi, seperti pengelolaan data penduduk yang perlu diperbarui sesuai dengan kondisi zaman," paparnya.

Sementara itu Rektor UNS, Jamal Wiwoho menambahkan metode yang digunakan selama pelaksanaan KKN Covid-19 tetap memperhatikan protokol kesehatan, tidak berkelompok dan pelaksanaan kegiatan juga tetap dilakukan dari rumah saja.

“Kampus dan Pemerintah Daerah rasanya memiliki misi dan kepentingan yang sama dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, yakni ingin secepatnya menemukan solusi terbaiknya untuk keluar dari bencana," imbuh Jamal.

Disamping itu, menindaklanjuti gerakan “Jogo Tonggo” yang gencar disosialisasikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, UNS juga menginisiasi adanya gerakan Siskamling Corona untuk memantik kesadaran kemanusiaan khususnya di Jawa Tengah.

Kedua kegiatan tersebut memiliki kesamaan konsep dasar dalam penyelenggaraannya yakni berangkat dari pemikiran membangun solidaritas dengan basis penghormatan pada nilai-nilai  kebersamaan dan kepedulian sosial.

"Banyaknya mahasiswa yang akan melakukan KKN di Jawa Tengah tentu menjadi kesempatan baik untuk bisa mengenalkan gerakan tersebut secara masif kepada masyarakat," lanjut Jamal.

Ditambahkan Kepala Unit Pelaksana (UP) KKN LPPM UNS, Sudibya, kali ini  pelaksanaan  KKN Covid-19 tahap ketiga ini akan disebar di  17 provinsi yang berada di Indonesia.

"Sedangkan  wilayah pelaksanaan terbanyak ada di Provinsi Jawa Tengah yaitu sebanyak 530 mahasiswa," pungkas Sudibya. (Her/Tyo)



Share this Article