Gelorakan Back to Zero Pemuda Pancasila Karanganyar Kejar Target 10 Ribu KTA Serta Support Kader Di Kontestasi Politik

Sabtu, 27 Juni 2020
KARANGANYAR - Sosok satu ini tak bisa dipandang sebelah mata oleh siapapun.

Meski sosok ini tergolong pendatang baru dan selalu berada dibelakang bayang-bayang nama besar sang ayah, yang mantan Wakil Bupati Karanganyar dan kini duduk sebagai anggota DPR RI Komisi II, Paryono, namun pemuda satu ini mampu membuktikan.

Tanpa bantuan dari sang ayah, Disa Ageng Aliven mampu membawa Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila, menjadi idola kaum Milinial di Kabupaten yang terletak di lereng Gunung Lawu.

Dengan motto Back to Zero (menata ulang dari nol) Disa - biasa dipanggil- selain sukses regenerasi dari senior ke yunior tanpa konflik, Disa pun mampu dalam satu tahun, program 10.000 Kartu Tanda Anggota (KTA) PP berhasil tercapai.

Padahal kerja organisasi sempat terhenti total karena wabah Covid 19 , namun sudah tercapai hampir 5.000 KTA terkornfirmasi riil aktif

Disa mengatakan rentang waktu pendek sejak perombakan Back to Zero massa hingga masuk pandemi Covid 19 relatif terjadi perlambatan kinerja. Namun walau waktu pendek berhasil terumpul 4.600 KTA.

"Sekarang Covid sudah ada pelonggaran kami optimis tak sampai akhir rahun target 10.000 KTA terkonfirmasi riil aktif tercapai,"ujar Disa pada beritajateng.id, Sabtu (27/6/2020).

Disa menjelaskan sejak semboyan  Back to Zero digelorakan, pihaknya terus menggenjit kinerja dengan lompatan target yakni tahun pertama sukses 10.000 KTA, target selanjutnya pada 2021 adalah 30.000 KTA. Sedangkan tahun 2022-2023 target 60.000 KTA tercapai

"Step by step tapi serius bekerja itulah motto kami dalam mengejar target organisasi PP" ujarnya.

Sementara itu masuki kalender tahun politik 2024, diluar program KTA , MPC PP Karanganyar bersikap fleksibel untuk mendorong para pengurus ataupun anggota jika mau terjun ke dunia politik Pemilihan Legislatif  Pileg Pileg mendatang.

Menurut Disa, PP memberikan support SDM organisasi bagi kader agar besar dan piawai dalam hal apapun  tujuan positif kemasyarakatan termasuk di panggung politik.

Hanya saja jika sudah berpolitik kader PP juga harus paham taat pada aturan organisasi.

"Bagi kader PP yang mau terjun ke dunia politik justru kita support apapun partainya agar kepak ideologi PP ada di panggung politik. Namun harus sinergi dengan aturan internal PP" jelasnya.

Maksudnya anggota PP harus sadar aturan lanjut Disa yakni saat masuk ke panggung politik jangan sampai kader hanya memanfaatkan menjual nama besar organisasi PP untuk batu loncatan politik, setelah itu lupa dan tidak taat.

"Kalau motifnya seperti ini maaf kami tidak sepaham, namun jika kader itu taat mau ke politik maka tugas kami justru mensupport," ungkapnya.

Disa justru menekankan agar kelak para anggota PP yang mau berpolitik selalu sinergi dan koordinasi agar memudahkan kader bisa lakukan pemetaan supporting straategi. (Uky/Tyo)




Share this Article