Wacanan Penerapan New Normal Bagi Dunia Pendidikan, PDM Muhammadiyah Karanganyar Tekankan Protokol Kesehatan

Minggu, 31 Mei 2020
KARANGANYAR - Rencana pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk menggelar simulasi bagi sekolah ditengah persiapan memasuki kondisi new normal diharapkan tetap mengedepankan protokol kesehatan. 

Hal tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Karanganyar (PDM) Karanganyar  Samsuri. Pasalnya protokol kesehatan yang diterapkan pada orang dewasa tentunya berbeda dengan anak-anak.

Diketahui Pemkab Karanganyar berencana menggelar simulasi new normal bagi sektor pendidikan pada Juni mendatang. Sedangkan  salah satu opsinya dengan cara jam sekolah siswa akan dilaksanakan secara bergiliran pagi dan sore. 

"Yang utama dan benar-benar harus  dipersiapkan adalah  protokol kesehatan yang nanti diterapkan di sekolah. Bagaimana mengatur jangan sampai ada kerumunan (anak-anak kumpul)," jelas Samsuri, Minggu (31/5). 

Selain protokol kesehatan, hal lain yang juga perlu pertimbangan penting, terkait  kurikulum pembelajaran yang juga harus  harus dipersiapkan ulang. 

"Perhatikan juga untuk kurikukum pembelajaran, kan biasanya disampaikan  penuh, sekarang dibatasi hanya beberapa jam, ini juga perlu dikaji ulang lagi," lanjutnya. 

Namun jika nantinya, pemerintah tetap melaksanakan uji coba masuk sekolah jelang penerapan new normal untuk membiasakan siswa masuk sekolah, pihaknya juga siap melaksanakan keputusan tersebut. 

"Karena sekolah yang dikelola Muhammadiyah memiliki jumlah ruang kelas dan guru yang jumlahnya cukup banyak. Bahkan ada kelas tertentu yang jumlah gurunya ada dua orang," pungkasnya.(Her/Tyo)
Share this Article