Bupati Sragen Lepas Kepulangan Tujuh Pasien Sembuh Covid-19

Jumat, 22 Mei 2020
SRAGEN - Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati lepas kepulangan tujuh pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sragen yang sudah  dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. 

Selama ini mereka menjalani isolasi dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Darurat Technopark Sragen. Sampai kini sudah ada 13 pasien asal Sragen yang sembuh dari 31 orang yang terkonfirmasi positif. 

Satu orang meninggal dan yang masih dirawat dan menjalani isolasi mandiri sejumlah 17 orang masih dirawat. Dua orang di RSUD Dr Muwardi Solo dan 15 orang dikarantina di Sasana Manggala Sukowati (SMS).

”Alhamdulillah hari ini 7 orang sembuh dan diijinkan kembali ke keluarga masing masing untuk isolasi mandiri. Kami melepas mereka dengan penuh masa syukur. Mereka dinyatakan negatif setelah menjalani swab test,” terangnya, Jumat (22/5/2020).

Bupati menyampaikan dengan 13 orang sembuh ini meningkatkan optimisme pasien lain untuk sembuh. Bagi pasien yang  berhasil sembuh untuk membantu pemerintah menjadi juru bicara ke masyarakat agar lebih bisa diterima. 

"Kami harapkan bapak ibu yang sembuh menyampaikan kepada keluarga dan masyarakat tentang bahaya Covid 19," pesannya. 

Bupati Sragen yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan hasil dua kali uji swab tujuh orang tersebut dinyatakan negatif sehingga mereka dapat dipulangkan. Namun, mereka tetap diminta melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

"Mereka sudah menjalani dua kali tes swab dan hasilnya negatif semua. Hasil uji swab kedua dan hasilnya negatif baru keluar tadi malam Kamis (21/5/2020)," ujar Bupati.


Namun bupati mengingatkan masyarakat untuk tidak terlena, karena pandemi masih berlangsung dan siapa saja bisa tertular. Bupati menegaskan untuk antisipasi penyabaran sebelum lebaran, Bupati melakukan screening di pusat perbelanjaan. 

"Termasuk mengantisipasi membludaknya pengunjung di mall-mall dan pasar tradisional, kita skrining hari ini," ujar perempuan yang akrab disapa mbak Yuni itu. 

Salah satu pasien sembuh Arif Azhar, 28, warga kecamatan Sragen Kota menyampaikan bersyukur hasil swab test negatif. Dia menilai wabah covid-19 ini bukan sebagai musibah, namun merupakan teguran untuk hidup bersih dan sehat.

”Alhamdulillah, selama karantina tidak mengalami keluhan apapun. Kita juga mengikuti protokol seperti cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak,” pungkasnya.  (Her/Tyo)

Foto : humas
Share this Article