Satu Mahasiswa UNS Positif Covid-19, Rektor Minta Mahasiswa Di Solo Tidak Mudik

Jumat, 17 April 2020
SOLO- Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Jamal Wiwoho membenarkan ada salah satu mahasiswa UNS yang positif Covid -19. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Rektor UNS, didampingi Direktur RS UNS, Hartono, Ketua Tim Medis RS UNS, Reviono dan Juru Bicara Satgas Covid-19 RS UNS, Tonang Dwi Ardyanto dalam jumpa pers yang dilakukan secara daring, Jumat (17/4) siang. 

Berawal dari pemberitaan yang  bersumber dari ketua gugus tugas percepatan Covid-19 mengenai adanya mahasiswa UNS yang positif Covid-19, pihaknya  menyampaikan bahwa benar.

Dan 12 April 2020 lalu secara resmi sudah melaporkan kepada Kadinas Kesehatan Surakarta ada mahasiswanya yang positif Covid-19 setelah menjalani  pemeriksaan PCR Covid-19.

"Sampai saat ini, pasien dalam keadaan baik, dan dirawat sesuai standar dari Kemenkes," jelas Jamal, Jumat (17/4).

Ditegaskan Jamal, bahwa kampus UNS proaktif dan secara positif mendukung Program Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 dengan bersikap terbuka dan bergerak bersama. 

"Salah satunya dengan melakukan pembelajaran melalui daring untuk mencegah penyebaran Covid-19 sejak Solo dinyatakan KLB Covid-19," ungkapnya. 

Termasuk memeriksa siapapun yang masuk ke lingkungan kampus UNS di cek suhu tubuh untuk antisipasi penyebaran Covid-19. Dan untuk sementara waktu juga, tenaga kependidikan di UNS bekerja dari rumah serta dibuat piket. 

Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh mahasiswa yang masih di Solo supaya tidak mudik terlebih dahulu. Apalagi jika tujuan mudik berada di wilayah coba merah Covid-19. 

"Bagi civitas akademika UNS yang mengalami batuk, demam diatas 38 derajat celsius untuk segera melapor ke Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni di fakultas, dan beberapa pihak  lain yang terkait, selanjutnya direkomendasikan untuk melakukan pemeriksaan di RS UNS," pesan Jamal. (Her/Tyo)

Share this Article