Putus Rantai Penyebaran Covid-19, 55 Warga Sewurejo Lakukan Isolasi Mandiri

Sabtu, 11 April 2020
KARANGANYAR  - Langkah tegas langsung diambil Pemerintah Kabupaten Karanganyar pasca satu warga, Sewurejo, Mojogedang yang berstatus pasien dalam pengawasan meninggal dunia.

Ditambah lagi ada 2 orang kini berstatus positif Covid-19, satu tetangga almarhum dan satu rombongan yang pulang dari Gowa beberapa waktu lalu. Dansatu lagi merupakan warga Colomadu.

Hal itu disampaikan Ketua tim  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono yang langsung melakukan karantina lokal disekitar wilayah tempat tinggal almarhum di kawasan Sewurejo Mojogedang.

"Kami sudah berupaya optimal untuk menekan penyebaran virus covid-19," papar Juliyatmono, Sabtu (11/4).

Ditambahkan Juliyatmono, untuk desa Sewurejo, saat ini di sekitar wilayahnya sudah dilakukan karantina lokal untuk memutus mata rantai penyebarannya. 

Kemarin sudah dilakukan pendataan ada sekitar 55 jiwa, yang harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari kedepan. Kebutuhan pangan untuk mereka sudah disiapkan oleh pemerintah setempat.

"Kami gerak cepat lakukan isolasi di lingkungan sekitar, dan sudah dilakukan pendataan ada 55 jiwa yang ada di sekitar lingkungan," imbuhnya.

Pemkab juga mengambil langkah lanjutan, pada tanggal 13 April mendatang akan dilakukan pemeriksaan lab ulang. Untuk memastikan kondisi pasien.

"Nanti tanggal 13 April  kita lakukan lab ulang lagi, mudah-mudahan hasilnya negatif," pungkas Juliyatmono. (Her/Tyo)
Share this Article