Pemkab Sragen Siapkan Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19

Senin, 13 April 2020
SRAGEN - Pemkab Sragen siapkan Rumah Sakit (RS) Darurat untuk penanganan covid - 19 atau virus Corona. Rumah Sakit  milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen ini  sudah siap digunakan.

Rumah sakit darurat ini digunakan untuk pasien PDP yang masih harus menunggu hasil swab, termasuk pasien ODP yang perlu perawatan lebih. Kalau kondisinya memburuk langsung dirujuk ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro. 

Rumah Sakit Darurat tersebut berisi 24 kamar dengan segala fasilitasnya. Saat ini sedang mengumpulkan teman-teman medis dan semuanya yang akan bertugas, untuk menjalani pelatihan pekan depan.

"Kita siapkan 24 kamar dengan fasilitas yang baik," jelasnya, Senin (13/4/2020). 

RS Darurat yang memiliki 24 kamar yang masing-masing bakal diisi satu orang. Fasilitas di kamar tersebut setara dengan kamar kelas I di rumah sakit, ada tempat tidur, tabung oksigen, dan kamar mandi dalam.

Pada hari Selasa (14/4/2020) besuk, 108 tenaga medis, paramedis dan tenaga penunjang, akan menjalani pelatihan khusus selama empat hari, sebelum RS Darurat Corona ini benar-benar beroperasi.

"Dari 108 tenaga medis tersebut, 12 di antaranya merupakan dokter sementara 48 lainnya adalah perawat. Tenaga medis dan paramedis ini berasal dari rumah sakit negeri dan swasta di Sragen," imbuhnya.  

Nantinya akan dibuat sistem kloter. Dimana dalam satu kloternya berisi  20 orang tenaga medis dan paramedis. Mereka nanti akan bekerja dalam 3 shift selama 14 hari pertama.

"Setelah itu mereka akan menjalani karantina selama 14 hari di lokasi yang sudah kita siapkan, sebelum diperbolehkan libur selama 14 hari. Lalu dilanjutkan oleh kloter berikutnya," pungkas Bupati Yuni. (Her/Tyo)

Share this Article