Pemkab Karanganyar Launching Aplikasi Pendataan Pemudik

Rabu, 08 April 2020
KARANGANYAR - Pemkab Karanganyar Launching Aplikasi Pendataan Pemudik, agar kedatangan pemudik bisa terpantau dengan lebih cepat. Salah satu tujuan pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran  virus covid -19. Pasalnya banyak para pemudik yang datang dari wilayah zona merah pandemi Covid-19. 

"Aplikasi ini, bisa memantau langsung  kedatangan pemudik dengan cepat," papar Juliyatmono.

Pemantauan secara langsung juga terus dilakukan dengan melibatkan para pengurus  RT/RW di seluruh kabupaten Karanganyar. Pasalnya merekalah yang tahu pasti jumlah pemudik yang sudah tiba di rumah. 

Dari  pihak RT/RW dapat melaporkan dengan segera warga perantauan yang kembali ke rumah. Sehingga  jumlah pemudik dapat terpantau setiap waktu. 

"Sehingga data terkait jumlah pemudik dapat terpantau dengan cepat," imbuhnya.  

Diperkirakan, jumlah pemudik asal Karanganyar mencapai 11 ribu orang. Jumlah tersebut tersebar di wilayah Kecamatan Jumantono, Jumapolo, Jatipuro dan Jatiyoso, Jenawi dan Mojogedang. Dan Jatiyoso merupakan  penyumbang terbesar pemudik asal Karanganyar.

Untuk itu Bupati berpesan kepada warga perantauan agar tahun ini mereka menunda untuk pulang kampung ke Karanganyar. Dengan menuda kepulangan setidaknya bisa memutus rantai penyebaran virus covid 19.

"Namun bagi yang sudah terlanjur pulang, taati, lakukan karantina mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari," pungkasnya. (Her/Tyo)

Share this Article