Ini Upaya Meringankan Beban Rakyat Menghadapi Wabah Covid-19

Rabu, 01 April 2020
KARANGANYAR  - Pemkot Solo siapkan anggaran sebesar Rp. 49,45 miliar untuk penanganan kasus Covid-19. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Ahyani sampaikan dana tersebut sudah disiapkan untuk penanganan tanggap bencana. 

"Ada sekitar 40 ribu KK rentan miskin yang akan mendapatkan bantuan selama KLB Corona," jelasnya, Rabu (1/4).

Bantuan yang nantinya diberikan kepada warga terdampak berupa paket sembako dengan total nilai sebesar Rp. 250 ribu. Yang berisi beras 10 kilo, kecap, gula, mie instan, teh dan minyak. 

"Nantinya setiap 2 minggu sekali dilakukan evaluasi," imbuhnya.

Sedangkan kreteria penerima bantuan selain warga rentan miskin yang akan bisa jatuh miskin dengan kejadian ini. Seperti dari sektor informal yakni buruh industri, tukang bangunan, tukang jahit, pekerja harian lepas dan sebagainya.

Sementara itu tokoh muda
Angkatan Muda Partai Golkar  (AMPG) Ilyas Akbar Almadani meminta pemerintah daerah juga DPRD Karanganyar agar bisa memberikan subsidi 10 persen bagi pengguna air di Karanganyar. 

"Subsidi itu untuk membantu meringankan beban masyarakat ditengah mewabahnya virus corona. Apalagi, konsumsi air dipastikan meningkat seiring anjuran pemerintah untuk cuci tangan," papar Ketua AMPG ini.

Saat ini,  beban masyarakat semakin berat, diharapkan pemerintah dan anggota dewan hadir untuk rakyat. Banyak aktifitas sosial dan pekerjaan yang harus dibatasi agar masyarakat tidak saling berdekatan. 

Nilai subsidi sebesar 10 persen untuk  biaya penggunaan air dinilai sangat realistis dan dirasa tidak begitu memberatkan anggaran. Namun jika pemerintah kabupaten bisa memberi subsidi lebih dari 10 persen hal itu jauh lebih baik lagi. 

"Kita berharap subsisi bisa diberikan kepada masyarakat di mulai bulan April ini. Hingga nanti wabahnya mereda dan masyarakat bisa kembali beraktifitas seperti semula. Dengan begitu beban masyarakat bisa sedikit berkurang," tandas Ilyas.   
Share this Article