Bupati Sukoharjo Salurkan Sembako Program Jaring Pengaman Sosial

Rabu, 29 April 2020
SUKOHARJO – Pemkab Sukoharjo menyalurkan bantuan sembako dalam Program Jaring Pengaman Sosial (JPS), bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. Pembagian sembako diawali dengan pembagian sembako kepada penerima di sejumlah Elektronik Warung Gotong Royong (E-Warong). 

Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya sebut pembagian dilakukan, di empat Kecamatan yakni Kecamatan Sukoharjo, Bendosari, Grogol dan Polokarto. Ada sebanyak 51.835 kepala keluarga (KK) akan mendapatkan paket sembako selama empat bulan ke depan, terhitung mulai April. 

"Sembilan bahan pokok tersebut, bernilai Rp 200 ribu untuk masing-masing KK, diwujudkan dalam bentuk beras 15 kg, minyak goreng dan kecap," jelasnya Rabu (29/4/2020). 

Ia menambahkan, untuk merealisasikan JPS Pemkab Sukoharjo melakukan realokasi anggaran senilai Rp 201,7 miliar. Sistem penyalurannya menggunakan sistem E-Warong di masing masing desa dan kelurahan, di 12 kecamatan. 

Bupati meminta, agar penyaluran dilakukan dengan data valid, sehingga meminimalisasi data penerima ganda. Tujuannya, agar penerima manfaat JPS akibat dampak virus Corona bisa merata.

“Untuk data yang dobel langsung saya minta untuk dicoret,” tegas bupati.

Wardoyo menyebut, puluhan ribu penerima JPS dampak Covid-19 berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sehingga, penerimanya diluar warga yang menerima Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). (Her/Tyo)
Share this Article