Bupati Minta Sebagian Alokasi Dana Desa Digunakan Penanganan Wabah Covid-19

Jumat, 03 April 2020
KARANGANYAR-  Lantik tujuh kepala desa terpilih, Bupati Karanganyar Juliyatmono berpesan agar, kepala desa mengalokasikan dana desa untuk pembelian disinfektan sebagai salah satu cara pencegahan merebaknya virus Covid-19. 

Kepada tujuh kepala desa yang dilantik hari ini di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Juliyatmono berpesan untuk segera bekerja melayani warganya. Apalagi saat ini pencegahan wabah Covid-19 menjadi prioritas utama. 

"Kepala Desa bisa menyisihkan dana desa untuk pembelian disinfektan sebagai bahan penyemprotan guna memutus rantai penyebaran virus corona," pesan Juliyatmono, Jumat, (3/4).

Juliyatmono mengingatkan kepada kepala desa yang dilantik untuk mendata warga perantauan yang pulang kampung halaman. Sampaikan jika mereka harus melaksanakan karantina mandiri di rumah dengan pengawasan.

"Semua pemudik harus didata dan diawasi karena mereka masuk Orang Dalam Pengawasan (ODP). Khususnya yang berasal dari Jabodetabek. Sampaikan jangan keluar rumah dahulu selama 14 hari kedepan," pungkasnya.  

Sementara itu tujuh  kades yang dilantik adalah Kades Dawung (Matesih), Kades Berjo (Ngargoyoso), Kades Karangpandan (Karangpandan), Kades Kaling (Tasikmadu),  Kades Tuban (Gondangrejo), Kades Pendem dan Kades Gebyog (Mojogedang).

Karena kondisi saat ini diberlakukan phsycal distancing (jaga jarak) maka yang diperkenankan masuk ke lokasi pelantikan dibatasi. Bahkan sebelum digunakan untuk pelantikan, ruangan disemprot dengan desinfektan.

Jumlah tamu undangan juga terbatas hanya Kades yang dilantik dan istri, Camat juga pejabat terkait. Kursi juga disusun berjarak.  Mereka diharuskan menggunakan masker,  dan mencuci tangan pakai sabun. (Her/Tyo)
Share this Article