Balai Desa dan Gedung Olahraga Digunakan Untuk Tempat Isolasi Pemudik

Sabtu, 04 April 2020
SEMARANG - Gedung Balai Desa dan gedung olahraga yang akan dimanfaatkan sebagai tempat isolasi khusus pemudik yang pulang ke kampung halaman. Hal tersebut menindaklanjuti perintah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo agar seluruh kepala desa di wilayahnya untuk menyiapkan ruang isolasi khusus pemudik. 

Kepala Desa Ngrapah Kecamatan Banyubiru dan Wargiyati langsung bertindak dan  menggerakkan warga desanya untuk membersihkan gedung olahraga yang akan dimanfaatkan sebagai tempat isolasi.

"Gedung ini cukup besar, bisa menampung ratusan. Lokasinya juga dekat dengan puskesmas," kata Wargiyati kepada Ganjar, Sabtu (4/4). 

Saat ini sudah ada 30 warga perantau yang mudik di desanya. Saat ini, mereka masih diwajibkan menjalani isolasi di rumah masing-masing.

"Setiap pemudik yang datang, langsung didatangi bidan dan babinsa untuk dilakukan pengecekan. Yang sehat harus isolasi di rumah 14 hari, yang sakit langsung dibawa ke rumah sakit. Jika gedung siap, maka seluruh perantau akan kami isolasi di gedung ini," imbuh Wargiyati.

Sementara itu Kepala Desa Bejalen, Sugiharto telah menyiapkan gedung polindes dan balai desa. Saat ini  ada 7 pemudik yang saat ini  tengah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Sudah ada 7 yang pulang dan saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing," pungkasnya. (Aan)

Share this Article