Aroma Terapi Jeruk Purut Hand Sanitizer Bikinan Fatipa Unisri

Senin, 30 Maret 2020
SOLO- Fakultas Tehnologi dan Industri Pangan (Fatipa) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, memproduksi dan membagikan hand sanitizer kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Seperti diketahui, pasca pandemi covid-19 (corona) semakin meluas hand sanitizer dan juga masker sulit didapatkan oleh masyarakat. Meskipun ada, namun harganya sangat mahal.

Dekan Fatipa Unisri, Dr. Nanik Suhartati sempaikan pembuatan hand sanitizer yang dilakukan bersama civitas akademika Unisri  merupakan bentuk keprihatinan wabah global Covid-19 yang terjadi di berbagai belahan dunia.

"Sebenarnya  virus Covid-19 bisa dilawan  dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) salah satunya  adalah mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir," ungkapnya, Senin (30/3/2020). 

Namun jika tidak memungkinkan dan kondisinya darurat tidak ada tempat untuk mencuci tangan, menggunakan hand saitazer adalah salah satu pilihan. 

"Sayangnya pasca wabah Corona merebak, produk handsanitazer justru hilang. Meskipun ada harganya sudah sangat mahal," imbuhnya. 

Prihatin dengan kondisi tersebut, pihaknya sengaja memproduksi sendiri dan membagikan kepada masyarakat sekitar. Hand sanitizer yang diproduksi oleh Unisri bahan baku dan pembuatannya mengacu sesuai standar WHO. 

"Kami menggunakan standart dan ketentuan dari WHO untuk bahannya," ungkapnya.

Komposisinya hand sanitizer produksi Fatipa  Unisri adalah alkhohol 83,3%, gliserol 4,17%, untuk anti iritasi kemudian hidrogen peoksida 1,45 % dan aquades.
"Sedangkan untuk aroma  pewanginya, kami tambahkan minyak atsiri dari daun jeruk purut asli hasil penelitian dosen Unisri," terang  Nanik.  

Produk dari Fatipa Unisri ini selain digunakan untuk  internal kampus, juga  membagikan kepada masyarakat sekitar lingkungan Unisri. Ada 350 hand sanitizer siap dibagikan pada masyarakat.

Terpisah Rektor Unisri, Prof. Dr. Ir. Sutardi, mendukung dan memberikan apresiasi tinggi kepada Fatipa Unisri yang langsung terjun untuk membantu ketersediaan hand sanitizer untuk kepentingan intern dan warga sekitar kampus. 

"Pasti kami sangat apresiasi langkah nyata untuk berbagi dengan warga yang sangat membutuhkan hand sanitazer ini," pungkasnya. (Her/Tyo)

Share this Article